BUKBER DAN FGD Komenwa Indonesia dan Pramarin: “Membangun Negeri Dengan Mengutamakan Produk Dalam Negeri”

Oleh: Dr Datep.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penggunaan produk dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) adalah kewajiban mutlak bagi seluruh instansi pemerintah. Kebijakan ini diperkuat melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Pemerintah. Aturan baru ini mewajibkan Pemerintah Pusat, Daerah, BUMN, dan BUMD untuk memprioritaskan Produk Dalam Negeri (PDN).

Presiden menegaskan, “Berhenti belanja barang impor menggunakan uang rakyat.” Beliau menginstruksikan agar APBN/APBD difokuskan pada produk lokal guna menghidupkan industri nasional, menciptakan lapangan kerja, dan menjaga kedaulatan ekonomi. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui instruksi penggunaan mobil Maung Pindad sebagai kendaraan dinas, sebagai simbol bahwa pejabat negara harus menjadi teladan dalam mencintai produk buatan sendiri.

​Dalam rangka buka puasa bersama di Hotel Horison Mangga Dua, Komenwa Indonesia, Pramarin, dan Insan Pers menggelar FGD khusus mengenai alat keselamatan perorangan (life jacket) yang memenuhi standar SOLAS 74 Chapter III/LSA Code (Life-saving appliances). Produk tersebut telah mendapatkan persetujuan (approval) dari Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP), lembaga yang ditunjuk Dirjen Hubla sebagai penanggung jawab implementasi Konvensi IMO.
​Acara yang dihadiri 320 peserta ini dibuka oleh Sesbacadnas Kemhan RI, Marsekal Muda TNI Novlamirsyah, S.E., M.Tr. (Han), yang membacakan sambutan tertulis mewakili Kabacadnas Kemhan RI.

​Rangkaian sambutan juga disampaikan oleh:
​Hilman Suryawijaya (Ketua Panitia/Komenwa Unpar Jabar/CEO PT Pancura Cahaya Wahyu).
​Dr. Capt. Datep Purwa Saputra (Ketum Pramarin/Pangkomenwa Indonesia).
​Laksda TNI (Purn) Dr. Surya Wiranto, S.H., M.H. (Pembina Komenwa Indonesia). Ir. Adharta, MBA (Dewan Pengawas Pramarin).

​Acara diawali dengan pengangkatan Dewan Kehormatan melalui prosesi pembaretan kepada:
1.​Marsda TNI Novlamirsyah, S.E., M.Tr. (Han) (Sesbacadnas Kemhan RI).
2.​Brigjen TNI Bumi Ario Bimo, S.E. (Waster Kasad).
3.​Laksma TNI Viktor Siagian (Asren Koarmada I).
4.​Capt. Toto Sugianto (Pembina Pramarin).
5.​Ir. Adharta Okosaputra, MBA (Dewas Pramarin).

​FGD dibuka oleh Dirjen Perhubungan Laut yang diwakili oleh Kasubdit Keselamatan Kapal, Capt. Maltus, sebagai keynote speaker. Dalam sambutannya, Dirjen Hubla menyatakan, “Kami berkomitmen mendukung TKDN marine products agar semakin berdaya saing.”

​Kabacadnas melalui sambutannya menekankan bahwa tradisi buka bersama adalah sarana silaturahmi untuk meningkatkan solidaritas umat beragama dan memperkuat persatuan nasional. Ia juga mendorong maksimalisasi sumber daya alam dan manusia Indonesia melalui produk lokal yang mampu bersaing di pasar global.

​Diskusi FGD dipandu oleh Capt. Zaenal Arifin Hasibuan (Dewan Pakar Pramarin) dengan narasumber Capt. Indang Kalajati (Kepala BTKP Ditjen Hubla) dan Dr. Capt. Datep Purwa Saputra Praktisi Maritim dan Pangkomenwa Indonesia.

*Kesimpulan Strategis Pentingnya TKDN*
​Implementasi TKDN dalam industri maritim bukan sekadar memenuhi regulasi, melainkan langkah vital dalam tiga aspek utama:
​1.Kemandirian Alutsista dan Alkap (Alat Keselamatan Pelayaran): Ketergantungan pada produk impor di sektor keselamatan pelayaran berisiko tinggi saat terjadi gangguan rantai pasok global. Produk lokal memastikan ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual yang lebih cepat dan terjamin.

2.Efek Pengganda Ekonomi (Multiplier Effect): Setiap rupiah yang dibelanjakan untuk produk dalam negeri akan kembali ke masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan keahlian teknis (transfer teknologi), dan kontribusi pajak domestik.
​Standar Global, Produksi Lokal: Sebagaimana dibahas dalam FGD, produk TKDN seperti life jacket produksi dalam negeri telah membuktikan bahwa kualitas lokal mampu memenuhi standar ketat internasional (SOLAS/IMO). Ini mematahkan stigma bahwa produk lokal kalah saing dengan produk luar negri.

Rekomendasi FGD: Merekomendasikan kepada instansi pemerintah, BUMN (Danantara), serta perusahaan Pelayaran Swasta di bawah naungan INSA dan Industri Maritim lainnya untuk menggunakan produk dalam negeri (TKDN) yang telah memenuhi standar internasional IMO Convention (dps)

Ketum PBH Merah Putih Nusantara Geram Kecam Keras Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Keterangan Foto : Ketum PBH Merah Putih Nusantara, Agus Gunawan SH, MH.

Jakarta – Aksi kekerasan kembali mengguncang publik. Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar cukup serius di sekitar 24 persen bagian tubuhnya. Peristiwa ini pun menuai kecaman luas dari berbagai pihak yang mendesak aparat kepolisian segera mengungkap pelaku.

Ketua Umum PBH Merah Putih Nusantara, Agus Gunawan, S.H., M.H, menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa Andrie Yunus. Ia menilai tindakan penyiraman air keras tersebut sebagai perbuatan sadis yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan mencederai prinsip negara hukum.

“Peristiwa ini merupakan bentuk kekerasan yang sangat tidak manusiawi. Tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus adalah pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan tidak sepatutnya terjadi di negara yang menjunjung tinggi hukum dan Hak Asasi Manusia. Semoga keadilan dapat ditegakkan dan kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Agus, Sabtu (14/03/2026).

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa serangan terhadap aktivis HAM tidak hanya menyasar individu, tetapi juga merupakan ancaman terhadap demokrasi dan kebebasan sipil di Indonesia.

“Aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dari KontraS adalah serangan terhadap demokrasi itu sendiri. Aktivis HAM bekerja untuk kepentingan rakyat dan negara, karena penegakan HAM dan demokrasi merupakan amanat konstitusi,” tegasnya.

Agus yang juga merupakan pengacara di kantor hukum Cleopatra & Partners di wilayah Depok menambahkan, perlindungan terhadap para pembela HAM telah diatur dalam berbagai regulasi, di antaranya UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal 66 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Peraturan Komnas HAM Nomor 5 Tahun 2015 tentang Prosedur Perlindungan terhadap Pembela HAM.

Ia menilai tindakan premanisme seperti ini tidak boleh dibiarkan berkembang di Indonesia.

“Negara ini adalah negara yang menjunjung tinggi kedamaian dan keamanan. Tidak boleh ada ruang bagi tindakan kekerasan, apalagi penyiraman air keras yang sangat tidak terpuji dan bertentangan dengan nilai kemanusiaan,” lanjutnya.

Agus berharap aparat penegak hukum dapat bergerak cepat mengungkap pelaku dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya.

“Saya berharap pelaku segera ditangkap atas perbuatan keji ini. Aparat kepolisian harus mengusut tuntas kasus penyerangan ini sebagai bentuk rasa keadilan kepada korban dan keluarganya,” tegasnya.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun KontraS, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 23.37 WIB. Saat itu Andrie Yunus tengah mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I – Talang, Jakarta Pusat.

Tiba-tiba dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor diduga jenis Honda Beat keluaran tahun 2016 hingga 2021 melintas dari arah berlawanan di Jalan Talang atau sekitar Jembatan Talang.

Sesaat kemudian, salah satu pelaku menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban. Serangan mendadak tersebut mengenai sebagian tubuh korban hingga menyebabkan luka bakar serius.

Korban yang kesakitan sempat menjatuhkan sepeda motornya, lalu berlari sambil menjerit meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan bantuan sebelum korban mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik, dan berbagai pihak mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengungkap identitas pelaku serta motif di balik aksi kekerasan tersebut. (red)

ASGAS 38

PENULIS CERITA : CHANDRA GAUTAMA

ASGAS 38 adalah sebuah kisah tentang bertemanan pemuda pemuda disebuah kota. Katakan saja Kota Surabaya. Sherly, Husein, dan Rendy. Mereka mempunyai cita cita yang sama ingin membangun Bangsa dan Negara.

Sherly adalah seorang gadis, dia cantik, baik hati mudah bergaul, dia adalah dari keluarga yang sangat sederhana. Dia punya cita cita ingin membangun negeri ini. Usia nya : 17 tahun.
Husein adalah seorang Pria, yang sangat pendiam, tetapi sangat enak bergaul, cerdas sedikit humoris. Dia sahabat dekat dari Sherly dan Ridho. Wajahnya cukup tanpan, keluarga sederhana, usia mereka masih 18 tahun. Keinginan mereka sama dengan Sherly ingin membangun negeri ini.

Ridho adalah seorang pemuda yang sangat berbeda dengan Sherly dan Husein. Dia sombong, sok pinter, Ridho keturunan terpandang. Sayangnya otak Ridho sedikit bodoh. Angkuh dan sering memalak kepada teman teman dekatnya.

ASGAS 38

Ridho juga jatuh cinta pada Serly. Akan tetapi Sherly selalu menolaknya secara halus. Karena Sherly lebih simpati pada Husein. Tetapi Husein tidak menanggapi secara serius, dia lebih suka bersahabat saja.

Tiga sahabat itu, mendaftarkan menjadi Bintara angkatan darat, karena salah satu perjuangan mereka untuk bisa terwujud dan salah satu untuk membangun bangsa dan negara.
Dan hasilnya : Husein dan Sherly diterima menjadi anggota Bintara Angkatan Darat. Sedangkan Ridho gugur dalam seleksi Bintara Angkatan Darat. Sudah jelas hati Ridho sangat kecewa atas gagalnya menjadi seorang Bintara Angkatan Darat. Berbagai cara yang telah dilakukan oleh keluarga Ridho, tetap tidak menghasilkan apa apa. Betapa malunya Ridho dan keluarganya.
Sedangkan Sherly dan Husein menjadi anggota baru dilingkungan Keluarga Besar Angkatan Darat. Sherly dan Husein mengikuti pendidikan kemeliteran di Magelang. Sedangkan Ridho pergi keibukota untuk bekerja, menurut info dia bekerja di Perusahaan kolega oarang tuannya.

LIMA TAHUN KEMUDIAN

Sherly dan Husein mendapat tugas menjadi Intel, dan menyelidiki dan bisa membongkar kasus yang sedang marak, yaitu : NARKOBA
Karena di ibukota Jakarta, Narkoba sudah sangat meresahkan. Karena Gembong yang bermain disini bukan saja Mafia itu sendiri, tetapi banyak juga dikalangan Pengusaha, para Artis, Pejabat dan Masyarakat yang sebagai umpannya.

ASGAS 38
Tugas Sherly dan Husein yang cukup berat ini, mereka harus berhati hati untuk bisa mendapat gembong Pengedar dan Pemakainya. Karena kita tahu kalo Narkoba dikita sangat sulit untuk bisa membongkarnya

Dikantor ASGAS 38 semua anggota yang tegabung yang dipimpin oleh : Brigjen Hartono, memberikan arahan bahwa dalang atau gembong NARKOBA adalah : Gunawan Sarkam dan Ridho dia memakai nama samaran : Mat Ireng. Dengan inisial : M.I. bahwa Mat Ireng ini banyak berhubungan dengan Mafia Narkoba Dunia.

Sherly dan Husein mendapat petunjuk, Bahwa Mat Ireng dan anak buahnya nanti Malam akan menghadiri acara Ulang tahun sebuah Cafe mewah di kawasan Mangga Dua Jakarta. Sherly dan Husein menghadiri acara itu. Sedikit ada keanehan kepada pengunjung. Kewaspadaan Sherly dan Husein benar benar diuji. Setiap gerak dan langkah pengunjung benar benar diwaspadai. Sherly dan Husein telah medapat sinyal, secara diam diam Sherly memberi kode kepada Tim Asgas 38 untuk siap bergerak. Dan komplotan Mat Ireng pun telah mengetahui kedatangan Sherly dan Husein sebagai Intel As Gas 38. Ketika pelayan memberika air minum pada Sherly dan Husein, dia tahu bahwa minuman itu telah diberikan racun biusan. Awal dari minuman itu, terjadi keributan besar. Air minum itu disiramkan kewajah pelayan oleh Sherly, sebelum membalas oleh pelayan itu, tangan Husein sudah melayang kewajah pelayannya. Terjadilah adu tembak dan perkelahian di Cafe tersebut. Sedangkan Mat Ireng dan beberapa pengawalnya langsung melarikan diri. Sherlya dan Husein tidak sempat mengejarnya. Mat Ireng dengan pakaian serba hitam, topi cowboy hitam dan kaca mata Hitam. Susah sekali untuk di lacak.

ASGAS 38
Karena banyaknya jumlah anak buah dari Mat Ireng membuat Sherly dan Husein kewalahan dia menghindar mencari keberadaan Mat Ireng. Dan ingin tahu siapa itu Mat Ireng ? Sherly dan Husein bergegas masuk ke mobil dan langsung gasspoll dia sempat di kejar dan dihujani tembakan tetapi dia terus tancap gasss.

Pagi itu dikantor ASGAS 38 seperti biasa kesibukan para anggotanya. Dihalaman parkir baru saja tiba Sherly dan Husein mengendarai mobil Jeep, sejenis Jeep CJ 7. Sherly dan Husein memasuki ruangan. Mereka disambut oleh teman temannya dan langsung masuk keruangan Komandan ASGAS 38. Pak Hartono meng infokan bahwa Mat Ireng akan berangkat ke Las Vegas Amerika Serikat untuk kerja tentang Narkoba. Dan tugas yang sangat berat, semua Anggota AsGas 38 mendapat pekerjaan yang sangat berat. Karena kita Tahu, semua komplotan Mat Ireng adalah orang orang yang sudah terlatih bela diri dan terlatih dan tembak menembak. Sniper mereka sanga mahir dalam tembak menembak. Disinilah kita diuji. Bagaimana gembong Narkoba mat Ireng ini dapat dilumpuhkan. Setelah mendapat arahan dari Komandan ASGAS 38 semua anggota Asgas mulai bergerak. Dan Sherly, Husein bergegas pada sasarannya dengan mengendarai Jeep Cj 7 warna Hijau Angkatan Darat.

Dia menuju lokasi yang sudah mendapat arahan dari Komandan ASGAS 38. Rumahnya sangat mewah dan terpencil. Halamannya cukup luas. Disana terpasang cctv, jadai dia mencari cara agar dia bisa memasuki tanpa terdekteksi oleh CCTV. Semua anggota Asgas telah menyebar untuk bisa masuk ke Rumah Mat Ireng itu.

ASGAS 38

Satu persatu, para anggota ASGAS 38 bisa lolos dipantauan penjaga Mat Ireng. Tapi sayang anggota ASGAS ada yang terlihat dari CCTV Mat Ireng tahu, ssemua anak buah Mat Ireng keluar melacak keberadaan tamu tak diundang itu. Terjadilah saling tembak menembak dan menyerang Anggota ASGAS 38.

Setelah terjadi saling tembak menembak, komplotan Mat Ireng mulai terdesak. Mat Ireng dikawal oleh para bodyguard dan Sniper penembak jitu, keluar melalui jalan Bangker Bawah Tanah. Dan lolos mengendarai. Mat ireng langsung meluncur ke Bandara dan kabur melalui pesawat carteran menuju Las Vegas.

Setelah mereka kabur, tetapi semua sudah terlacak oleh tim ASGAS 38.
ASGAS 38 bekerja sama dengan interpol Amerika untuk mengetahui keberadaan Mat Ireng dengan kawan kawannya. Sherly dan Husein untuk bisa menangkap keberadaan Mat Ireng dengan kawanannya.

LAS VEGAS
Penginapan Mat Ireng CS sudah diketahui oleh kepolisian Las Vegas bekerja sama dengan KBRI sambil menunggu kedatangan Husein dan Sherly dalam penangkapan Mat Ireng. Tetapi kawanan Mat Ireng itu tidak Bodoh. Mereka juga mempunyai siasat jitu.
Didalam perjalanan Mat Ireng sudah diketahui oleh Interpol kita dan kepolisian Las Vegas.
Dijalan yang ramai oleh kendaraan Mat Ireng telah terkepung, korban pun berjatuhan. Kejar kejaran mobil yang dikendarai Mat Ireng dan Versi kendaraan yang di kendarai oleh Husein dan Sherly.
Saling tembak pun terjadi.

ASGAS 38

Dalam keadaan terdesak Mat ireng beraling dari Mobil ke Motor. Mereka tinggal berdua, Husein pun tidak kalah, ketika motor melewati tanggal Hotel, Husein pun nekat dia ikuti melalui tangga Hotel. Sampai ke lantai lima, tiba tiba motor yang dikendarai oleh Mat ireng dan kawannya, menabrak tembok pembatas dan terjun kebawah, dan Husein melihat kejadian itu, kemudian dia turun, dan disitu sudah ada Sherly dan bebrapa kepolisian Las Vegas.

Betapa terkejutnya ketika dia membuka kaca mata dan masker, dari gembong Narkoba, sangat licin seperti belut ini, yang dicari cari oleh Negara ternya Mat Ireng adalah sahabat Sherly dan Husein ketika dia sama sama hidup dikampung. Dia adalah RIDHO. Kenapa senekat ini ?

Ridho yang pernah Frustasi karena Cinta dia ditolak oleh Sherly. Dia gagal menjadi anggota angkatan darat. Karena Ridho yang sombong, dan selalu membaggakan kekayaan orang tuanya. Dia harus mati dengan cara seperti ini. tangan Ridho sempat meraih tangan Sherly dan Husein dan berkata :
“ Husein kau Pantas memiliki Sherly “ dengan suara yang terbata bata. Dan senyuman biasnya. Husein dan Sherly terharu sambil memeluk Jasad Ridho yang telah menghebuskan nafasnya.

Jakarta : 22 July 2025

Chandra Gautama
Penulis Cerita

Padang

Padang, ibu kota Sumatera Barat, adalah destinasi yang memadukan keindahan alam, kekayaan budaya, dan kuliner legendaris. Kota ini terkenal dengan Pantai Air Manis, tempat legenda Malin Kundang, serta Pantai Padang (Taplau) yang indah untuk menikmati matahari terbenam.

Selain pesona pantainya, Padang juga menjadi gerbang budaya Minangkabau. Di sini wisatawan bisa menemukan rumah gadang, pusat sejarah seperti Museum Adityawarman, hingga kuliner khas seperti rendang yang mendunia.

Bagi pecinta wisata alam, Padang juga dekat dengan berbagai objek wisata menarik seperti Lembah Anai dan Kepulauan Mentawai yang terkenal dengan ombak surfing kelas dunia.

Berwisata ke Padang berarti menikmati alam, budaya, dan rasa dalam satu perjalanan yang lengkap.

Lombok

Lombok, Pesona Pulau di Timur Bali

Kalau kamu ingin liburan dengan suasana pantai tropis tapi lebih tenang dibanding Bali, Lombok bisa jadi pilihan tepat. Pulau ini punya segalanya: dari pantai indah seperti Kuta Mandalika dan Tanjung Aan, sampai pegunungan megah seperti Gunung Rinjani.

Buat yang suka island hopping, tiga gili – Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air – siap memanjakan kamu dengan laut jernih dan suasana khas pulau kecil. Kalau penasaran dengan budaya lokal, bisa mampir ke Desa Sade atau berburu kain tenun di Sukarara.

Liburan ke Lombok benar-benar bikin lengkap: bisa santai di pantai, mendaki gunung, atau sekadar menikmati sunset dari bukit hijau. Jadi, kapan terakhir kali kamu ke Lombok? 🌴🌊

Tomohon
Tomohon

Tomohon – Kota Sejuk di Kaki Gunung Lokon

Tomohon – Kota Sejuk di Jantung Sulawesi Utara

Tomohon adalah kota pegunungan di Sulawesi Utara yang terletak sekitar 25 km dari Manado. Dengan udara sejuk, panorama vulkanik, dan budaya lokal yang khas, Tomohon menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan Minahasa. Kota ini dikenal dengan julukan “Kota Bunga” karena banyaknya taman, kebun bunga, dan festival bunga tahunan yang memikat wisatawan.

🌿 Pesona Wisata Tomohon

Danau Linow
Danau vulkanik dengan keunikan air yang dapat berubah warna dari biru, hijau, hingga kekuningan. Selain keindahan visualnya, danau ini juga memiliki fenomena alam berupa gelembung gas belerang yang khas.

Gunung Lokon dan Gunung Mahawu
Dua gunung berapi yang menjadi ikon Tomohon. Lokon menawarkan pendakian menantang bagi para petualang, sementara Mahawu lebih ramah untuk pendaki pemula dengan kawah yang indah di puncaknya.

Pasar Ekstrim Tomohon
Pasar tradisional yang terkenal unik karena menjual berbagai jenis bahan makanan lokal, termasuk yang tidak biasa. Meski tidak untuk semua orang, pasar ini menunjukkan sisi budaya kuliner khas Minahasa.

Taman Bunga & Festival Bunga Internasional
Tomohon rutin menggelar festival bunga internasional yang menampilkan parade kendaraan hias penuh bunga, serta atraksi seni budaya dari berbagai daerah dan negara.

Pemandian Air Panas & Agrowisata
Di kaki Gunung Lokon terdapat pemandian air panas alami yang cocok untuk relaksasi. Selain itu, wisatawan juga bisa mengunjungi kebun bunga, perkebunan hortikultura, hingga wisata kuliner khas Minahasa.

Bunaken

Taman Nasional Bunaken adalah salah satu destinasi wisata bahari terkenal di Indonesia yang terletak di Provinsi Sulawesi Utara, tepatnya di sebelah utara Pulau Sulawesi. Kawasan ini terkenal akan keindahan taman lautnya yang menakjubkan dan menjadi salah satu lokasi penyelaman terbaik di dunia.

Bunaken memiliki keanekaragaman hayati laut yang luar biasa, termasuk terumbu karang yang berwarna-warni, berbagai jenis ikan tropis, penyu, hingga biota laut langka. Aktivitas populer di sini antara lain snorkeling, diving, dan menikmati pemandangan laut dari perahu kaca. Kejernihan air laut di Bunaken memungkinkan wisatawan melihat keindahan bawah laut hingga kedalaman 20 meter.

Tangkahan Langkat

Sumatera Utara
Tangkahan adalah salah satu destinasi wisata alam yang terletak di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Dikenal sebagai “Hidden Paradise” di tepi Taman Nasional Gunung Leuser, Tangkahan menawarkan suasana alami dengan hutan tropis, sungai jernih, dan udara segar yang menenangkan.

Tempat ini terkenal sebagai lokasi ekowisata dan pusat konservasi gajah. Wisatawan dapat menikmati pengalaman unik seperti mandi dan memberi makan gajah, menjelajah hutan, hingga menyusuri sungai menggunakan ban (tubing). Selain itu, pemandangan air terjun yang masih asri dan suasana damai menjadikan Tangkahan cocok bagi pencinta alam dan petualangan.

Yogyakarta

Yogyakarta merupakan kota budaya yang kaya sejarah dan tradisi Jawa. Wisatawan dapat mengunjungi Keraton Yogyakarta, pusat kebudayaan kerajaan, serta berbelanja di sepanjang Jalan Malioboro. Tidak jauh dari pusat kota, ada Candi Prambanan dan Candi Borobudur, dua situs warisan dunia yang memukau. Yogyakarta juga terkenal dengan kuliner khas seperti gudeg dan bakpia.

candi prambanan

Bukittinggi

Bukittinggi adalah kota wisata yang terletak di Sumatera Barat dengan udara sejuk dan pemandangan indah. Ikon kota ini adalah Jam Gadang, menara jam peninggalan Belanda yang berada di pusat kota. Wisatawan juga dapat mengunjungi Ngarai Sianok, lembah curam yang menakjubkan, dan Lobang Jepang, situs bersejarah dari masa penjajahan. Kota ini juga dikenal sebagai pusat budaya Minangkabau.